Kamis, 26 Januari 2017

Heuristic Search

Heuristic Search adalah pencarian bersyarat (terbimbing). Artinya, solusi yang diperoleh adalah solusi yang terbaik, bukan solusi sekali ketemu. Bagian-bagiannya adalah [masalah]-[pencarian]-[syarat]-[solusi]. Misal contoh masalah pada kasus di atas, Ambillah kelereng merah yang tidak pecah dan tidak lonjong. Sehingga ketika ketemu kelereng merah dan ada pecahnya, itu masih bukan solusi karena tidak sesuai dengan syarat (tidak pecah dan tidak lonjong).

Algoritma Generate and Test
Algoritma Generate and Test merupakan algoritma paling sederhana dalam teknik pencarian heuristik. Dalam Generate and Test, terdapat dua prosedur penting yaitu
generate (membangkitkan) yaitu membangkitkan semua solusi yang mungkin dan
test (pengetesan) yaitu menguji solusi yang dibangkitkan tersebut. Algoritma Generate and Test menggabungkan algoritma DFS dengan pelacakan mundur (backtracking), yaitu bergerak ke belakang menuju state awal.
Algoritma Generate and Test adalah sebagai berikut :
1. Bangkitkan sebuah solusi yang mungkin
2.Menguji tiap-tiap node yang merupakan solusi dengan cara membandingkan node tersebut dengan node akhir dari suatu lintasan yang dipilih dengan kumpulan tujuan yang diharapkan.
3. Jika solusi telah ditemukan, maka keluar dari sistem. Jika belum menemukan solusi, maka kembali ke langkah 1.

PENGGUNAAN METODE HILL CLIMBING UNTUK PENCARIAN SEKOLAH DASARDI KECAMATAN CIMAHI TENGAH
Pada pembutan perangkat lunak ini digunakan metode Hill Climbing, metode Hill Climbing yaitu metode yang hampir sama dengan metode pembangkitan dan pengujian, hanya saja proses pengujian dilakukan dengan menggunakan fungsi heuristic. Pembangkitan keadaan berikutnya tergantung pada feedback dari prosedur pengetesan. Tes yang berupa fungsi heuristic ini akan menunjukkan seberapa baiknya nilai terkaan yang diambil terhadap keadaan-keadaan lainnya.
Adapun tujuan dari perancangan sistem yang baru adalah sebagai berikut :
  1. Dengan metode Hill Climbing pencarian sekolah dilakukan dengan criteria jumlah siswa sehingga pencarian akan lebih optimal.
  2. Dengan adanya metode Hill Climbing dapat membantu dalam pencarian sekolah dengan cepat dan tepat.
  3. Mencari jumlah siswa dan rute tercepat untuk menuju sekolah.
Landasan Teori
Dalam ilmu komputer, sebuah algoritma pencarian dijelaskan secara luas adalah sebuah algoritma yang menerima masukan berupa sebuah masalah dan menghasilkan sebuah solusi untuk masalah tersebut, yang biasanya didapat dari evaluasi beberapa kemungkinan solusi.
Metode Hill Climbing Search adalah suatu metode untuk mencari dan menentukan rute yang paling singkat dengan memperkecil jumlah kota atau tempat yang disinggahi dengan menggunakan cara heuristic. Cara kerjanya adalah menentukan langkah berikutnya dengan menempatkan node yang akan muncul sedekat mungkin dengan sasarannya (“Kusumadewi, 2010”).
Use Case Diagram
Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sistem dan merepersentasikan interaksi antara actor dengan sistem.
Activity Diagram
Pada sub bab berikut ini akan dimodelkan aliran kegiatan yang terjadi dalam perangkat lunak kompresi data yang digambarkan dalam Activity
Diagram dan secara garis besar adalah untuk memodelkan aliran kerja (workflow) atau aktivitas dan operasi dari perangkat lunak kompresi data.
Class Diagram
Class diagram adalah suatu diagram yang menyediakan sekumpulan class objek antar muka interface dan relasinya, dan juga untuk memodelkan database logic.
Perancangan Antar Muka
Perancangan antarmuka ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai bentuk antarmuka dari perangkat lunak yang akan digunakan oleh Pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat lunak. Rancangan antarmuka ini mempertimbangkan berbagai kemudahan dan fungsionalitas dari perangkat lunak itu sendiri.
Penjelasan Antar muka Pencarian Rute
  1. Pilih Kriteria yaitu untuk menentukan kriteria pencarian sekolah.
  2. Pilih lokasi awal yaitu untuk menentukan lokasi awal pengguna untuk menuju sekolah tujuan.
  3. Tombol cari rute untuk masuk ke form peta yang menampilkan rute perjalan yang harus di lewati.
Penjelasan gambar antar muka Dekompresi
  1. Tombol + untuk memperbesar ukuran maps.
  2. Tombol – untuk memperkecil ukuran maps.
  3. Lokasi awal menunjukan lokasi tempat pengguna berada.
  4. Lokasi Tujuan menunjukan tempat tujuan yang akan didatangi / cari.
Daftar Kegiatan
Daftar perencanaan kegiatan pengimplementasian system yang akan dirancang sebagai berikut :
  1. Pemilihan Software yang digunakan merupakan tahap awal menentukan kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk mengimplementasikan algoritma pada perangkat lunak
  2. Instalasi Software yang akan digunakan Notepad++, Xampp, dan Google Chrome
Aktifitas ini dilakukan supaya dapat diketahui perkakas apa saja yang dibutuhkan untuk membuat perangkat lunak
  1. Penulisan kode Aplikasi
Penulisan kode program dilakukan secara bertahap Testing dan perbaikan pada perangkat lunak Aktifitas ini dilakukan supaya dapat diketahui perkakas apa saja yang dibutuhkan untuk membuat perangkat lunak.
  1. Testing perangkat lunak pada Web Browser Testing terhadap kode program saat program di eksekusi dan ditampilkan ke pengguna dengan ditampilkan pada Google Chrome
  2. Perbaikan perangkat lunak setelah Testing Perbaikan aplikasi dilakukan setelah testing dilakukan.
Lingkup dan Batasan Implementasi
Ruang lingkup dan batasan implementasi terdiri dari:
  1. Pencarian sekolah hanya di lingkup kecamatan Cimahi Tengah.
  2. Fokus pada pencarian sekolah dasar untuk menemukan rute terdekat.
  3. Tidak membahas keadaan lalu lintas jalan.
  4. Tidak membahas waktu tempuh dengan penggunaan alat transportasi apapun.
Kesimpulan
Setelah dilakukan pembahasan pada bab-bab sebelumnya tentang pemanfaatan algoritma Hill Climbing maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
  1. Setelah di implementasikan Algoritma Hill Climbing mampu mengoptimalkan pencarian rute terdekat untuk pencarian tempat.
  2. Metode Hill Climbing memberikan bobot paling kecil untuk menuju titik arah tujuan.
  3. Penerapan metode Hill Climbing berhasil diimplementasiakn untuk mencari rute terdekat menuju sekolah.

sumber
http://e-journal.lpkia.ac.id/files/students/essays/journals/351.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar